Pages

Tuesday, January 25, 2011

Kosong - Hari ke Duabelas

Harusnya, kalau ini bisa dibilang sebuah surat. Maka ini adalah penggalan yang ke dua belas.
Tak ada surat hari ini. Kantor pos tutup dan tak ada kotak surat yang akan menerima amplop garis-garisku.
Tak ada artis atau selebritis yang akan kukirimi surat seperti kemarin. Khusus hanya satu. Aku tak pernah mengidolakan para public figure itu. Pun kalau ada, tentulah orang tersebut benar-benar menginspirasi dalam hidupku.

Hari ini, aku ingin istirahat sejenak. Tidak mengirim surat untuk siapapun. Hahaha... semacam hibernasi untuk beberapa jam ke depan hingga siap untuk menggores pena di lain hari. Besok pagi.

Masa sih tidak ada? Oh, baiklah jangan memaksa. Hari ini aku juga bingung untuk menulis tentang siapa. Istirahat deh, ya. Boleh? Ah, terima kasih.

Ya... ya... ya... ada yang ingin aku tulis sebelum lupa. Untuk seorang Marcell dan dr. Tompi, terima kasih ya lewat dua lagu dari kalian Berhenti Berharap dan Tak Pernah Setengah Hati, aku seakan mendapat segunung ide dan inspirasi untuk membuat penggalan-penggalan kehidupan lewat 30 surat (cinta) selama 30 hari.

Itu saja. Aneh memang kalau aku baca sekali lagi tulisan ini. Hahaha... Apa aku bilang. Istirahat, dan tunggu. Aku akan menyiapkan yang terbaik malam ini. Cukup satu artis yang aku tulis karena dia benar-benar jadi favoritku.


Salam, Monyetgombal


=======================
Edutria, 2011. Aku gak nge-fans sama artis-artis sih. Maaf. Besok nulis lagi, kok. :)
Kumpulan surat-surat bisa dibaca di sini

No comments:

Post a Comment

Kembang Api

Taman kota dan lalu lalang pekerja ibukota selepas jam kerja. Dia senang sekali mengamati manusia-manusia yang melintas di depannya. Suara k...