Pages

Wednesday, January 12, 2011

Hujan Membawaku Kembali

photo courtesy: google.com

kalau hujan itu titik rindu, ku punguti satu-satu; kusimpan rapi dalam toples hati -Edutria

Hujan selalu menjadi penyegar dahaga dalam hati, kala mengenang engkau yang tak lagi menjejak kaki di sini.
Hujan, membebaskan aku dari gelepar kehausan yang menghimpit, lumpuh dan penasaran dalam ruang lingkup bernama perasaan.
Hujan ini membasuh. Membersihkan aku dari segala macam keluh. Mencipta hati semula keruh, bersih dan bersinar teduh.
Kalau hujan adalah hal yang ku tunggu; lewat rintiknya kan kutitip rindu. Ketika sampai tempatmu, itu rindu yang kujaga hanya untukmu.

.... ah sudahlah...
Hujan memang mengisyaratkan aku untuk tidur cepat. Setidaknya untuk sekali lagi malam ini...

 
==============
Edutria, 2011. Terdampar malam itu dalam keremangan cahaya dan himpitan udara di 140 karakter.

No comments:

Post a Comment

Kembang Api

Taman kota dan lalu lalang pekerja ibukota selepas jam kerja. Dia senang sekali mengamati manusia-manusia yang melintas di depannya. Suara k...